Senin, 22 Maret 2010

Keju Camembert

Camembert: Prancis merupakan negara tujuan wisata. Selain obyek wisata yang indah, Prancis juga dikenal sebagai penghasil anggur berkualitas dan mode pakaiannya pun menjadi kiblat dunia. Tapi satu yang juga tidak boleh dilupakan. Prancis juga adalah negara penghasil keju yang berkualitas. Lebih dari 350 jenis keju ada di Negeri Mode ini. Salah satunya adalah keju Camembert yang dijuluki dengan "Raja Keju" karena pemasarannya yang luas.

Keju ini diproduksi di tengah alam pedesaan yang mempunyai iklim sejuk yaitu, Desa Normandie. Untuk membuat satu keju Camembert bundar diperlukan sedikitnya 10 liter susu sapi yang telah dicampur dengan zat dari perut anak sapi yang disebut Rennet. Setelah itu, adonan sebanyak enam sendok besar dituangkan ke dalam cetakan dan didiamkan selama sedikitnya tiga jam. Setelah menunggu sehari, adonan disemprot dengan penisilin sehingga terbentuk lapisan luar yang tebal sebagai pembungkus keju lunak. Jadilah keju ini sesuai dengan resep sang pastur, penemu awal keju Camembert.

Sejarah keju ditemukan pada masa revolusi Prancis abad ke-18. Ceritanya berawal ketika seorang pastur diburu oleh para pejuang revolusi untuk dibunuh. Dalam pelariannya, pastur bersembunyi di Desa Camembert di rumah seorang pembuat keju Marie Harel. Sebagai tanda terima kasih, sang pastur memberikan rahasia kepada Marie tentang cara membuat keju lunak dan lezat.

Kaisar Napoleon ketiga yang memerintah Prancis pada pertengahan abad ke-19 sangat menyukai keju Camembert. Ia mengharuskan para pengawalnya menyediakan keju. Bahkan, saat ia bepergian pun, keju itu harus tersedia. Sejak itulah, popularitas keju Camembert menyebar luas ke berbagai pelosok negeri Prancis serta berbagai negara lainnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar